copy element

https://codepen.io/krishna5737/pen/oNNrxwy.css From the Creative Things Icon Set by Kyle Adams icon-coffee From the Creative Things Icon Set by Kyle Adams icon-coffee Font Awesome Icons From the Creative Things Icon Set by Kyle Adams

ARTIKEL : PENCEMARAN UDARA, PENGARUH, SERTA CARA PENANGGULANGANNYA

PENCEMARAN UDARA, PENGARUH, SERTA CARA PENANGGULANGANNYA

Menurut PP no. 41 Th 1999, tentang Pengendalian Pencemaran Udara, pencemaran udara adalah masuknya atau di masukkannya zat, energi dan/ komponen lain udara lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambientidfak dapat memenuhi fungsinya.

Udara ambien adalah udara bebas dipermukaan bumi yang diperlukan dan mempengaruhi kesehatan manusia dan makhluk hidup serta unsur lingkungan lainnya. Udara ambien terdiri O2 = 20,9 % N2 = 79 %, CO2 = 0,02 % dan sisanya adalah gas kelumit (Traser Gases).

Pada umumnya udara mengandung zat lain di samping gas tersebut. Zat tersebut adalah CO, HC dan SO2 dan lain-lainnya. Zat tersebut disebut pencemar udara. Sumber pencemar udara di sebabkan oleh sumber alamiah dan sumber oleh kegiatan manusia. Sumber alamiah misalnya diraw- rawa biasanya terdapat gas CH4 dan CO2. Didalam tambang biasanya terdapat gas CO, pada aktivias gunung berapi biasanya berupa mengeluarkan gas, antara lain H2S dan SO2. Pada aktivitas manusia, misalnya transportasi yang menggunakan bahan bakar bensin akan menghasilkan emisi antara lain CO, SO2, Nox dan debu Pb dan sebagainya. Pada kegiatan industri pupuk urea akan menghasilkan emisi NH3, industri pemecahan batu akan menghasilkan emisi partikel debu dan pencemaran energi berupa kebisingan. Menurut PP no 41 th 1999, yang dimaksud pencemaran udara adalah yang disebabkan oleh kegiatan manusia. Keberadaan zat lain tersebut di dalam udara ambien harus di batasi adanya, agar tidak merubah fungsi udara ambien tersebut, batas itu dinamakan baku mutu. Menurut PP no 41 Th 1999, baku mutu udara ambien adalah ukuran batas atau kadar zat, energi dan/atau komponen yang ada atau seharusnya ada, dan atau unsur pencemar yang di tenggang keberadaannya dalam udara ambien, untuk mencegah pencemaran udara baku mutu di tinjau kembali setelah 5 tahun.

Ditinjau dari sifat sumber pencemar udara, terdapat 3 jenis yaitu :

1.

Sumber titik (point source), yaitu sumber pencemar yang bersala dari sumber stasioner, tunggal dan dapat diidentifikasikan keberadaannya. Misalnya Emisi gas dari cerobong asap pabrik.

2.

Sumber kawasan (area source), yaitu sumber pencemar yang bersala dari beberapa sumber titik yang berdekatan atau berasal dari sumber bergerak (mobile source) pada daerah tertentu. Misalnya pencemaran udara pada kawasan tobong gamping di kec Ayah kabupaten Kebumen atau pencemaran udara akibat kepadatan arus lalulintas.

3.

Sumber gharis (line source), yaitu sumber pencemar yang berasal dari emisi yang berbentuk garis. Misalnya pencemaran udara dan kebisingan pesawat terbang pada bandar udara pada saat take off dan landing.


Hal - hal yang mempengaruhi kualitas zat pencemar udara antara lain :

1.

Jenis bahan bakar ; bahan bakar yang mengandung belerang akan menghasilakn zat pencemar SO2, bahan bakar yang mengandung abu (fly ash) akan menghasilkan zat pencemar partikel debu.

2.

Proses produksi ; proses yang dipilih di dalam industri akan mempengaruhi kualitas emisi zat pencemar. Misalnya proses basah pada pabrik semen akan menghasilkan debu lebih sedikit dibanding proses kering.
Proses kompos pada sampah TPA akan menghasilkan gas H2S dan NH3 lebih sedikit bila dibandingkan proses sanitary land fill.

3.

Cuaca ; misalnya arah dan kecepatan angin akan mempengaruhi proses pengenceran zat pencemar di udara dan penyebarannya.
Semakin besar anginnya semakin kecil konsentrasi zat pencemar di udara karena zat pencemar di udara tersebut mengalami pengenceran. Disamping itu arah angin akan mempengaruhi arah penyebarannya.

4.

Tumbuhan ; pada siang hari pepohonan akan menyerap zat pencemaran di udara karena zat pencemar di udara tersebut mengalami pengenceran di udara. Gas CO2 akan diserap oleh daun pada prosses fotsintesa dan daun akan mengeluarkan O2 ke udara sehingga pada siang hari banyaknya pepohonan akan menyebabkan udara menjadi segar.


Tidak semua tanaman mampu atau tahan terhadap zat pencemar udara. Tanaman keras seperti Sawo, Mahoni, Asam, Tanjung, dan Akasia sp tahan terhadap pencemaran pencemaran udara, pada masa lalu tanaman ini dipergunakan sebagai perindang di sepanjang jalan raya.
Dampak Pencemar Udara pada Kesehatan Manusia.

Zat pencemar masuk ketubuh manusia, melalui organ pernapasan. Volume udara yang diperlukan dalam pernafasan adalah 6 - 10 M3 perhari. Udara tersebut di udara melalui lubang hidung atau mulut melalui trakea dan paru-paru, masuk kebagian dalam paru-paru yang disebut alveoli, dimana udara dapat kontak langsung dengan darah dan masuk ke dalam cairan lymphe (W.Leithe,1971).
Hal lain adalah pengaruh pencemaran udara pada gedung tertutup. Tuntutan kenyamanan kerja demi produktivitas dalam gedung ber AC dan tertutup sepanjang waktu sehingga tidak terjangkau oleh udara segar dan sinar matahari dapat menimbulkan ancaman kesehatan manusia dan produktivitas itu sendiri.

Rendahnya pasokan (suply) O2, tertinggi CO2 rendahnya temperatur dan tingginya kelembaban udara ruangan pada gedung tertutup akan menimbulkan kepengapan yang menyesakkan, tumbuhnya jamur dan berkembangnya bakteri panthogen, seperti misalnya Legionella yang dapat menyebabkan Legionelossis, yang dapat mengancam kesehatan manusia.
Pada suatu gangguan kesehatan tersebut akan muncul dan penyebabnya adalah kontruksi dan aspek keselamatan pada gedung-gedung tertutup belum memasukan pertimbangan kesehatan. Untuk itu diperlukan data dasar tetntang kondisi dan masalah pencemaran udara di dalam ruangan, khususnya pada pemukiman, tempat-tempat umum.

Selain pengendalian pencemaran udara di dalam ruangan pada tempat tempat tersebut di atas dapat dilakukan denagn memberikan insentif kepada pengembangan teknologi pengendaliaan pencemaran udara, misalnya pengembangan teknologi ventilasi, exhaust fan serta peraturan perundang - undangan, agar manajemen properti memasukan biaya - biaya pemeliharaan gedung untuk mencegah timbulnuya pencemaran udara indoor ke dalam urusan sewa menyewa dan lain-lain.

Fakta di Lapangan yang Berdampak pada Kualitas Udara
Udara dan ruang merupakan unsur yang amat penting dalam lingkungan disamping air dan tanah, manusia memanfaatkan sumber unsur-unsur tersebut kedalam kehidupannya.Meningkatnya jumlah penduduk bersamaan dengan meningkatnya aktivitas mereka demi kelangsungan hidupnya, dengan demikian meningkatnya jumlah penduduk akan meningkatkan resiko pencemaran pada lingkungan hidup.

Yogyakarta misalnya, dengan atribut sebagi kota pelajar dan kota wisata budaya, merupakan daya tarik yang kuat bagi masyarakat luar yang datang dan tinggal di Yogyakarta. Animo ini di minati dengan kebutuhan sarana dan prasarana seperti perumahan seperti perumahan, jalan, air bersih, udara nyaman sekaligus juga kendaraan bermotor, kulkas, AC dan lain - lain yang mengancam kualitas udara.

Kebutuhan tersebut telah merubah lahan persawahan menjadi pemukiman, penebangan pohon untuk perluasan dan pembangunan gedung, serta pengerasan halaman dan sebagainya. Pembangunan kota telah mengubah keadaan fisik lingkungan kota menjadi lingkungan buatan manusia, tanpa mempertimbangkan secara mendalam fungsi lingkungan alam sehingga merugikan masyarakat sendiri.(Emil Salim,1996).

Fakta di lapangan menunjukan bahwa pengetahuan tentang lingkungan hidupoleh masyarakat tidak diimbangi dengan pemahaman yang cukup mendalam tentang fungsinya, bahkan terkesan enggan untuk menerapkan di dalam hidup sehari hari.

Misalnya :

1.

Penebangan pohon/tanaman keras untuk pelebaran jalan dan bangunan gedung tanpa postitusi yang seimbang, contoh : pohon Mahoni, Asam ditebang di ganti dengan Palem atau tanaman hias lainnya.
Tanaman keras mempunyai fungsi sosial yang sangat penting, yaitu mengurangi polusi udara, sumber O2, mengurangi kebisingan, memberi kesejukan dan lain-lain. Yang tidak dimiliki oleh tanaman hias karena tanaman hias tidak tahan terhadap polusi udara disamping kurang mampu mengurangi kebisingan.

2.

Kurangnya kepedulian atau rasa menghormati hak orang lain untuk hidup dalam lingkungan yang nyaman.Misalnya kondisi angkutan yang umum yang kurang perawatannya, baik perawatan mesin maupun perawatan yang lainnya. Kondisi fisik kendaraan yang kurang terawat, asap hitam yang mengepul, kondisi penumpang yang berjubel terlebih pada siang hari, hal ini terlihat pada setiap harinya. Kondisi semacam ini kurang mencerminkan perlindungan terhadap masyarakat serta lingkungan hidup. Penyebabnya adalah rendahnya kepedulian pengelola kendaraan angkutan umum untuk merawat kendaraan tersebut, disamping itu rekruitmen pengemudi yang kurang ketat seleksinya.
Begitu juga denagn pemberian sanksi yang diterapkan, apabila ada pelanggaran yang mempertaruhkan keswelamatan penumpang masyarakat serta lingkungan hidup, belum terlihat signifikan.
Hal lain adalah knalpot yang dibuka secara berlebihan sehingga mengganggu kenyamanan orang lain, padahal knalpot adalah komponen yang sangat penting pada kkendaraan bermotor. Fungsi knlapot setidak tidaknya ada 2 :
a. Meredam kebisingan
b. Mengurangi emisi gas CO2

3.

Penyelesaian sengketa l;ingkungan hidup hanya sebatas ganti rugi terhadap yang tercemar, tetapi sangsi/ uapaya pemulihan lingkungan hampir tidak tersentuh sama sekali. Apabila upaya pemulihan lingkungan ini diterapkan para pencemar akan berpikir berulang kali untuk sengaja memcemari lingkungan karemna biaya pemulihannya sangat besar sehingga merugikan usahanya.

Penanggulangan Pencemaran Udara
Penanggulangan pencemaran udara harus memperhatikan kronologi terjadinya pencemaran udara, yaitu meliputi :
1. Emisi zat pencem,ar dari sumbernya
2. Tercemarnya lingkungan akibat emisi sumber
3. Terpaparnya manusia akibat lingkungan yang tercemar
4. Kasus yang terjadi pada aspek kesehatan masyarakat akibat paparan tersebut.

Penanggulangan pencemaran udara harus dilakukan denagn mencegah sejauh mungkin dan sekecil mungkin zat pencemar teremisikan dari sumbernya, memperbaiki kondisi lingkungan yang terkontaminasi atau tercemar, memperkecil resiko paparan zat pencemar pada manusia dan mengatasi kasus pencemaran yang terjadi.
Penanggulangan pencemaran perlu menerapkan konsep - konsep yang telah disepakati yaitu :

1.

Penyesaian masalah pencemaran harus dikaitkan dengan ekonomi. Didalam agenda-21 telah disebutkan bahwa WHO dalam analisisnya telah mengkaitkan kegiatan pembangunan dengan perubahan lingkungan yang mengarah pada terjadinya dampak sampingan berupa pencemaran dan kesehatan yang merugikan secara ekonomis bagi pihak pencemar dan pihak yang dicemari.

2.

Penyelesaian masalah pencemaran harus mempertimbangkan hak dan kewajiban setiap warga negara demi kelangsungan hidupnya. Penerapan prinsip Polluters Pay Principle atau pembebanan biaya pencemaran kepada yang mencemarkan perlu diimplementasikan dalam penegakan hukum lingkungan.

3.

Penyelesaian pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh perubahan fungsi lingkungan alami dengan lingkungan buatan sejauh mungkin diambil alih oleh fungsi lingkungan buatan tersebut, sehingga dampak yang terjadi tidak sampai merugikan manusia.

Berdasarkan konsep tersebut, maka perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut :

1.

Dibangun dengan benar pemahaman sumber dan dampak tentang pencemaran udara pada manusia, makhluk hidup lainnya serta bangunan gedung serta cara penanggulangannya. Disamping itu pemahaman yang benar tentang fugsi pohon/tanaman penghijauan dan peralatan pencegahan pencemaran udara, seperti halnya knalpot kendaraan, juga perlu ditumbuhakan.

2.

Menerapkan penghijauan ditengah kota dengan cara menanam serta menumbuhkan pohon-pohomn keras seperti Mahoni, Asam serta tanaman perindang lainnya di tepi jalan, boulevard atau ditengah kota. Pepohonan itu diharapkan mampu mengambil alih funsi alamiah hutan yang dapat memberi kesegaran dan kesejukan pada udara kota. Penanaman, pemeliharaan serta pengawasan pohon tersebut perlu masyarakat di sekitarnya.

3.

Pemerintah daerah melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi maupun lembaga pemerintah lainnya dalam rangka pengembangan teknologi tepat guna untuk pencegahan pencemaran udara, misalnya knalpot, scrubber gas atau debu pada cerobong asap industri, serta menginformasikan kepada masyarakat agar menerapkannya.

4.

Memberikan penghargaan bagi masyarakat yang telah berpartisipasi untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran udara, misalnya mempermudah dalam pemberian perijinan atau memberikan penghargaan bagi siapa saja yang berhasil dalam melaksanakan penghijauan atau penanaman pohon ditepi jalan didekat lokasi usahanya.

5.

Untuk penanggulangan pencemaran udara dalam jangka pendek perlu upaya prefentif yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar dapat menindaklanjuti sesuai dengan kepentingannya, uapay preventif tersebut adalah :

 

 

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

Melakukan kendaraan bermotor secar rutin
Menggunakan bahan bakar ramah lingkungan
Mematikan mesin apabila tidak di berjalan
Mengurangi perjalanan yang tidak perlu
Mengurangi penggunaan mobil pribadi
Menggunakan kendaraan umu atau kendaraan tidak bermotor
Jangan terlalu lama di jalan padat lalu lintas
Menggunakan penutup hidung ddan mulut apabila dekat dengan sumber pencemar
Menghindari cara mengemudi dengan putaran mesin tinggi.

(Disampaikan oleh Ir. JB. Budi Harsanto, Kepala Balai teknik Kesehatan Lingkungan Pusat Jakarta pada Seminar Nasional Lingkungan Hidup, Strategi Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara Dalam Menuju Program Langit Biru,Hotel Raddison,Yogyakarta, 9 Mei 2001)

22 Oktober 2001

 Efek Rumah Kaca, Perubahan Iklim, dan Pemanasan Global

Bumi telah menjadi lebih hangat sekitar 1ºF (0.5ºC) dari 100 tahun yang lalu. Tapi mengapa? Dan bagaimana? Sebenarnya para pakar ilmu pengetahuan juga tidak tahu pasti. Bumi bisa saja menjadi hangat secara alami, tetapi banyak ahli iklim dunia yang percaya bahwa tindakan manusia telah membantu membuat Bumi menjadi lebih hangat.

Efek Rumah Kaca, Perubahan Iklim, dan Pemanasan Global

Efek Rumah Kaca

Para ahli sudah setuju bahwa efek rumah kaca disebabkan oleh bertambahnya jumlah gas-gas rumah kaca (GRK) di atmosfir yang menyebabkan energi panas yang seharusnya dilepas ke luar atmosfir bumi dipantulkan kembali ke permukaan dan menyebabkan temperatur permukaan bumi menjadi lebih panas.

Gas Rumah Kaca :
Ada beberapa gas diatmosfir yang berfungsi sebagai \'penangkap\' energi panas matahari. Tanpa gas-gas ini, panas akan hilang ke angkasa dan temperatur rata-rata Bumi dapat menjadi 60ºF (33ºC) lebih dingin. Karena fungsinya sebagai penjaga hangatnya Bumi, gas-gas ini kemudian disebut sebagai Gas Rumah Kaca (GRK). Yang termasuk diantaranya adalah : Karbon Dioksida (CO2), Nitro-Oksida (NO2), dan Metana (CH4).

Rumah Kaca: 
Pernahkah kamu melihat sebuah rumah kaca? Rumah kaca umumnya berbentuk sebuah rumah kecil yang seluruhnya terdiri dari kaca dan dibangun untuk menumbuhkan berbagai jenis tanaman, terutama diwaktu musim dingin. Bagaimana rumah kaca bekerja? Panel-panel kacanya membiarkan sinar matahari masuk tetapi menjaga energi panas yang disebabkannya hilang ke udara. Untuk mudahnya, bayangkan kalau kamu masuk ke dalam mobil yang diparkir dibawah sinar matahari, joknya terasa panas bukan? Nah, begitu juga tanaman yang ada didalam rumah kaca, panas yang ditahan menyebabkan tanaman dapat bertahan di musim dingin.

GRK dan Atmosfir:
Atmosfir ada disekitar kita, ia adalah udara yang kita hirup. GRK diatmosfir berfungsi serupa dengan panel-panel gelas di rumah kaca. Sinar matahari memasuki atmosfir Bumi, melalui lapisan gas-gas rumah kaca. Setelah mencapai seluruh permukaan bumi, tanah, air, dan ekosistem lainnya menyerap energi dari sinar tersebut. Setelah terserap, energi ini akan dipancarkan kembali ke atmosfir. Sebagian energi dikembalikan ke angkasa, tetapi sebagian besar ditangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfir sehingga menyebabkan Bumi menjadi lebih panas.
Efek Rumah Kaca memegang peran penting dalam kelangsungan hidup manusia di Bumi. Tanpa adanya efek tersebut, Bumi akan terlalu dingin untuk ditempati. Namun sebaliknya, apabila efek tersebut terlalu kuat, Bumi akan menjadi lebih hangat dari semestinya dan akan timbul masalah baru bagi kehidupan manusia, tumbuhan, dan binatang.

Perubahan Iklim (Climate Change)
Iklim adalah rata-rata peristiwa cuaca di suatu daerah tertentu dalam jangka waktu yang panjang. Sebagai contoh, ada kemungkinan dalam suatu hari di musim dingin di New York, Amerika Serikat, terjadi suatu hari yang cerah dan hangat, tetapi rata-rata cuaca - iklim- memberitahu kita bahwa musim dingin di New York umumnya akan dingin dan penuh salju dan hujan. Perubahan iklim menunjukkan suatu perubahan dalam cuaca secara jangka panjang, bisa lebih hangat atau lebih dingin. Curah hujan atau salju rata-rata pertahun dapat bertambah atau berkurang. 

Cuaca
Cuaca mengambarkan apapun yang terjadi di alam pada suatu waktu tertentu di suatu tempat tertentu. Cuaca adalah sesuatu gejala alam yang terhadi dari menit ke menit. Cuaca dapat berubah drastis dalam waktu yang singkat. Contohnya, bisa saja terjadi hujan satu jam lamanya dan mendadak langit cerah dan terang. Cuaca adalah yang kita dengar di berita televisi setiap malam. Yang termasuk cuaca adalah perubahan harian dalam kelembaban, tekanan barometrik, temperatur, dan kondisi angin di suatu lokasi tertentu. Sekarang, katakan, bagaimana cuaca di tempat mu hari ini?

Iklim
Iklim menggambarkan total cuaca yang terjadi selama satu periode tertentu dalam setahun di suatu tempat tertentu, Yang termasuk didalamnya adalah kondisi cuaca rata-rata, musim (dingin, panas, semi, gugur, hujan, dan kemarau), dan gejala alam khusus (seperti tornado dan banjir). Iklim memberitahu kita bagaimana tinggal di daerah tertentu. Bogor kota hujan, Jakarta panas, dan Bandung sejuk. Jadi, bagaimana iklim di tempat tinggalmu?

Pemanasan Global (Global Warming)

Pemanasan Global adalah suatu istilah yang menunjukan adalahnya kenaikan rata-rata temperatur Bumi, yang kemudian menyebabkan perubahan dalam iklim. Bumi yang lebih hangat dapat menyebabkan perubahan siklus hujan, kenaikkan permukaan air laut, dan beragam dampak pada tanaman, kehidupan liar, dan manusia. Ketika para ahli ilmu pengetahuan berbicara mengenai permasalahan perubahan iklim, yang menjadi pusat perhatian adalah pemanasan global yang disebabkan ulah manusia.
Mungkin sulit untuk dibayangkan bagaimana manusia dapat menyebabkan perubahan pada iklim di Bumi. Namun, para ahli sepakat bahwa ulah manusialah yang memacu besarnya jumlah gas rumah kaca dilepaskan ke atmosfir dan menyebabkan Buni menjadi lebih panas. 
Dahulu, semua perubahan iklim berjalan secara alami. Tetapi dengan adanya Revolusi Industri, manusia mulai mengubah iklim dan lingkungan tempatnya hidup melalui tindakan-tindakan agrikultural dan industri. Revolusi Industri adalah saat dimana manusia mulai menggunakan mesin untuk mempermudah hidupnya. Revolusi ini dimulai sekitar 200 tahun lalu dan mengubah gaya hidup manusia. Sebelumnya, manusia hanya melepas sedikit gas ke atmosfir, namun saat ini dengan \'bantuan\' pertumbuhan penduduk, pembakaran bahan bakar fosil dan penebangan hutan, manusia mempengaruhi perubahan komposisi gas di atmosfir. 
Semenjak Revolusi Industri, kebutuhan energi untuk menjalankan mesin terus meningkat. Beberapa jenis energi, seperti energi yang kamu butuhkan untuk membuat pe-ermu, datang dari makanan yang kamu makan. Tetapi energi lainnya, seperti energi yang digunakan untuk menjalankan mobil dan sebagian besar emergi untuk penerangan dan pemanasan rumah, datang dari bahan bakar seperti batubara dan minyak bumi - atau lebih dikemal sebagai bahan bakar fosil karena terjadi dari pembusukan fosil makhluk hidup. Pembakaran bahan bakar fosil ini akan melepaskan gas rumah kaca ke atmosfir. 
Kapan kita melepas Gas Rumah Kaca ke Udara?

Kapan saja kamu ….

Nonton TV
Memasang AC
Menyalakan Lampu
Menggunakan
Pengering Rambut
Mengendarai Mobil
Bermain Video Game
Menyalakan Radio

Mencuci atau Mengeringkan Pakaian dengan Mesin
Menggunakan Microwave / Oven 

Kamu telah membantu melepaskan Gas Rumah Kaca ke udara. Mengapa? Karena setiap kali kamu melakukan hal-hal tersebut, kamu membutuhkan tenaga listrik dan listrik dihasilkan melalui pembangkit listrik - power plant - yang sevagian besar menggunakan batubara dan minyak bumi. Sekali lagi, membakar batubara dan minyak bumi menghasilkan gas rumah kaca.

Hal-hal lain yang menyebabkan kita membantu melepaskan GRK ke udara :

·  Membuang sampah ke tempat penimbunan sampah menghasilkan metana. Metana juga dihasilkan dari limbah binatang yang dipelihara untuk menyuplai kebutuhan susu dan daging (seperti sapi) dan juga dari pertambangan Batubara;

·  Mengendarai mobil;

·  Menggunakan / membeli barang-barang produksi pabrik karena proses produksinya melepas GRK ke udara.

Apakah Kita dapat membantu pencegahan pemanasan global?

Tentu saja. Apabila kita mau mencoba, setiap orang dapat melaksanakan bagiannya dalam membantu mencegah terjadinya pemanasan global. Tidak ada yang mengatakan bahwa mengendarai mobil atau menggunakan listrik adalah kegiatan yang salah. Kita hanya harus lebih pintar dalam melaksanakannya. Beberapa orang mengurangi penggunaan energi dengan melakukan carpooling atau pemakaian mobil bersama. Contohnya, empat orang dapat berada dalam satu mobil yang sama daripada mengendarai empat mobil berbeda untuk pergi ke tempat yang sama. 
Berikut ini adalah hal-hal yang mudah tetapi dapat membuat kamu ikut serta dalam menjaga Bumi menjadi tempat hidup yang lebih baik!

Membaca
Belajar mengenai lingkungan adalah hal yang penting. Ada banyak buku yang bisa kamu baca. Sebagai permulaan, minta tolong guru atau pegawai perpustakaan untuk memberikan judul buku yang bisa dibaca. Atau dengan semaraknya dunia internet, ada baiknya kamu menjelajahi alam maya untuk mencari situs-situs yang memberikan informasi mengenai lingkungan dan perubahan iklim.
Hemat Penggunaan Listrik
Matikan lampu, televisi, dan komputer ketika kamu selasai menggunakannya.
Naik Sepeda, Bis, dan Jalan Kaki
Dengan sekali-sekali naik bis, mengendarai sepeda, atau berjalan kaki, kamu sudah menghemat penggunaan energi fossil.

Berbicara kepada Keluarga dan Teman
Berbicara kepada keluarga dan temanmu mengenai pemanasan global. Biarkan mereka mengetahui apa yang telah kau pelajari.
Penanaman Pohon
Menanam pohon di rumah dan sekolah adalah kegiatan yang menyenangkan dan salah satu cara yang bail untuk mereduksi gas rumah kaca. Pohon mengabsorbsi CO2 dari udara.
(this is against WWF\'s campaign - anti-carbon sink - so it may be excluded in our campaign to school children - red.)

Daur Ulang
Mendaur ulang kaleng, botol, kantong plastik, dan koran. Ketika kamu melakukan daur ulang, kamu mnguerangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah dan kamu membantu penyelamatan sumber daya alam, seperti pohon, minyak bumi, dan bahan metal seperti alumunium. 

Ketika belanja, belilah barang yang ramah lingkungan Salah satu cara untuk mengurangi pelepasan GRK ke atmosfir adalah membeli produk yang hemat energi, seperti mobil, barang elektronik dan lampu.

Beberapa hal yang patut diperhatikan
Tahukah kamu bahwa kamu membantu menjaga lingkungan bila kami membeli produk yang bisa didaur-ulang? Carilah produk yang memiliki tanda daur ulang - tiga anah panah membentuk suatu siklus (nanti ada gambar - red). Prokus yang dapat di daur ulang umumnya dibuat dari benda yang telah digunakan. Umumnya untuk membuat produk daur ulang lebih sedikit energi yang digunakan daripada produk baru. Lebih sedikit energi digunakan, lebih baik.

Energi dari Sinar Matahari
Bayangkan hari ini adalah hari yang sangat panas. Kamu letakkan satu sendok es krim di pinggir jalan dan esnya langsung meleleh. Kenapa? Kamu mungkin tahu sinar matahari menyebabkan es itu leleh, tetapi kamu mungkin tidak tahu bahwa sinar matahari memproduksi energi. Energi yang dikenal sebagai solar energy - cara popular untuk mengatakan \' energi yang datang dari matahari - dapat digunakan untuk pemanasan ruimah, bangunan, air, dan untuk menghasilkan listrik. Memang belum banyak, namun ini adalah opsi yang menarik karena dapat dilakukan diseluruh pelosok 

Mobil
Mobil adalah kebutuhan utama, terutama dikota-kota besar. Kamu dapat membantu menghemat energi dengan menggunakan mobil yang lebih sedikit menggunakan bahan bakar.
ENERGY STAR®
Bebearapa benda, seperti komputer, TV, Stereo, dan VCR mencantumkan label bertuliskan \"Energy\" dengan gambar sebuah bintang. Produk dengan label ENERGY STAR® dibuat untuk menghemat energi. Membeli produk ini akan membantu pelestarian lingkungan.
Terjemahan bebas dari : Climate for Kids, US-EPA, 
http://www.epa.gov/globalwarming/kids/

Comments

Popular posts from this blog

Latar belakang masalah

ARTIKEL : Bagaimana bahan bakar menghasilkan energi dan berapa besar energi yang dihasilkan